• MUSANG PANDAN

    Musang luwak adalah hewan menyusu (mamalia) yang termasuk suku musang dan garangan (Viverridae).Nama ilmiahnya adalah Paradoxurus hermaphroditus dan di Malaysia dikenal sebagai musang pulut.

  • MUSANG BINTURONG

    Binturung (Arctictis binturong) adalah sejenis musang bertubuh besar, anggota suku Viverridae. Beberapa dialek Melayu menyebutnya binturong, menturung atau menturun. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Binturong, Malay Civet Cat, Asian Bearcat, Palawan Bearcat, atau secara ringkas Bearcat.

  • MUSANG RASE

    Musang rase, (Viverricula malaccensis) adalah sejenis karnivora kecil dalam suku Viverridae. Hewan ini menyebar luas di Asia Selatan dan Tenggara. Dikenal dalam bahasa Inggris sebagai small Indian civet, spesies ini adalah satu-satunya anggota marga Viverricula.

  • MUSANG BULAN

    Musang bulan / galing / musang bertopeng (Paguma larvata) adalah jenis musang yang berasal dari Asia Timur and Asia Tenggara. Spesies ini diklasifikasikan oleh IUCN pada 2008 sebagai spesies berisiko rendah dikarenakan banyak bermunculan di wilayah yang dilindungi, toleran terhadap modifikasi habitat untuk skala tertentu dan terdistribusi secara luas dengan dugaan populasi besar yang kemungkinannya rendah untuk menurun

  • MUSANG LOMBOK

    Paradoxurus hermaphroditus rinjanicus bahasa latin dari Musang Rinjani atau Musang Lombok merupakan mamalia atau hewan menyusui yang termasuk dalam golongan Viverridae. Hewan ini merupakan salahsatu hewan endemik Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Jumat, 18 November 2016

cara untuk menjaga kesehatan musang

peliharaan. Kesehatan musang tidak bisa dilihat dari postur tubuh musang itu sendiri. Bahkan, musang yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) lebih rentan terkena penyakit dibandingkan musang yang tidak obesitas. Bagi anda yang ingin tahu kenapa musang susah jinak, anda bisa membaca alasan kenapa musang susah jinak.
Nah, bagaimana cara menjaga kesehatan musang? Berikut adalah beberapa tips dan trik cara menjaga kesehatan musang peliharaan anda.

  • Perhatikan pola pemberian pakan dan gizi.
  • Makanan musang harus memiliki kandungan protein maksimal sebanyak 25%, karbohidrat sebanyak 25%, serat sebanyak 35%, dan air sebanyak 15%. Anda juga bisa menambahkan vitamin di bagian lain dari keempat elemen gizi tersebut. Vitamin bisa diberikan lewat pemberian suplemen multivitamin sirup ke dalam minumannya.
  • Serat adalah bagian terpenting dari kesehatan musang.
  • Pencernaan musang adalah jenis pencernaan sederhana dimana sisa makanan yang keluar dari anusnya masih bisa dikenali jenis makanannya. Warna feses musang cenderung masih sama dengan warna makanannya saat dimakan. Dari teori tersebut sebenarnya bisa diambil kesimpulan bahwa pencernaan yang baik adalah kunci kesehatan musang yang paling utama. Musang yang sakit biasanya diawali oleh masalah pada pencernaanya, dan kedua adalah karena banyaknya timbunan lemak di tubuhnya. Saya selalu rutin memberikan buah-buahan untuk musang yang saya pelihara. Dan itu terbukti, dari sekian banyak musang yang pernah saya pelihara, tidak ada satupun yang pernah sakit. Saya juga tidak pernah memaksakan musang saya agar menjadi obesitas. Saya lebih mencintai musang saya sebagaimana adanya dan mengesampingkan ego untuk membuat obesitas mereka.
  • Mengesampingkan ego.
  • Cara Menjaga Kesehatan Musang
    Musang obesitas tidak baik untuk kesehatan musang
    image taken from loveindonesia.com 
 Hal terakhir ini adalah hal terpenting dalam memelihara binatang. Khususnya musang. Anda mungkin mengira bahwa musang yang obesitas itu lucu, terlihat terpelihara dengan baik, kesehatannya terjaga, dan lain-lain. Anda salah besar. Musang yang mengalami obesitas biasanya memiliki masalah di bagian jantungnya. Tidak jarang, musang obesitas bisa mati secara mendadak akibat mengalami gagal jantung. Musang obesitas juga rentan akan penyakit. Tak jarang saat cuaca tidak menentu, musang-musang obesitas biasanya mengalami kematian dengan berbagai sebab. Jadi saran saya, lebih baik kontrol asupan lemak untuk musang anda. Ingat, mereka makhluk hidup juga. Dan memperlakukan mereka dengan inginan ego anda adalah hal egois yang tidak seharusnya dilakukan oleh orang yang mengaku 'lover'

sumber : http://jual-beli-hewan-peliharaan.blogspot.co.id/2014/01/cara-menjaga-kesehatan-musang.html
Share:

Musang luwak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Musang luwak
Palmenroller-drawing.jpg
Musang luwak, Paradoxurus hermaphroditus.
Lukisan oleh Gustav Mützel, 1927.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Famili: Viverridae
Upafamili: Paradoxurinae
Genus: Paradoxurus
F. Cuvier, 1821
Spesies: P. hermaphroditus
Nama binomial
Paradoxurus hermaphroditus
(Pallas, 1777).
Musang luwak adalah hewan menyusu (mamalia) yang termasuk suku musang dan garangan (Viverridae). Nama ilmiahnya adalah Paradoxurus hermaphroditus dan di Malaysia dikenal sebagai musang pulut. Hewan ini juga dipanggil dengan berbagai sebutan lain seperti musang (nama umum, Betawi), careuh bulan (Sunda), luak atau luwak (Jawa), serta common palm civet, common musang, house musang atau toddy cat dalam bahasa Inggris.

Daftar isi

Ciri-ciri

Musang bertubuh sedang, dengan panjang total sekitar 90 cm (termasuk ekor, sekitar 40 cm atau kurang). Abu-abu kecoklatan dengan ekor hitam-coklat mulus.
Sisi atas tubuh abu-abu kecoklatan, dengan variasi dari warna tengguli (coklat merah tua) sampai kehijauan. Jalur di punggung lebih gelap, biasanya berupa tiga atau lima garis gelap yang tidak begitu jelas dan terputus-putus, atau membentuk deretan bintik-bintik besar. Sisi samping dan bagian perut lebih pucat. Terdapat beberapa bintik samar di sebelah tubuhnya.
Wajah, kaki dan ekor coklat gelap sampai hitam. Dahi dan sisi samping wajah hingga di bawah telinga berwarna keputih-putihan, seperti beruban. Satu garis hitam samar-samar lewat di tengah dahi, dari arah hidung ke atas kepala.
Posisi kelamin musang betina dekat dengan anus dan memiliki tiga pasang puting susu, sedangkan posisi kelamin musang jantan dekat dengan pusar.

Kebiasaan


Musang luwak yang masih muda
Musang luwak adalah salah satu jenis mamalia liar yang kerap ditemui di sekitar pemukiman dan bahkan perkotaan. Hewan ini amat pandai memanjat dan bersifat arboreal, lebih kerap berkeliaran di atas pepohonan, meskipun tidak segan pula untuk turun ke tanah. Musang juga bersifat nokturnal, aktif di malam hari untuk mencari makanan dan aktivitas lainnya.
Di alam liar, musang kerap dijumpai di atas pohon aren atau pohon kawung, rumpun bambu, dan pohon kelapa, jika di perkotaan biasanya musang bersarang di atap rumah warga, karena habitat alaminya sudah terganti oleh rumah-rumah manusia.
Dalam gelap malam tidak jarang musang luwak terlihat berjalan di atas atap rumah, meniti kabel listrik untuk berpindah dari satu bangunan ke lain bangunan, atau bahkan juga turun ke tanah di dekat dapur rumah. Musang luwak juga menyukai hutan-hutan sekunder.
Musang ini kerap dituduh sebagai pencuri ayam, walaupun tampaknya lebih sering memakan aneka buah-buahan di kebun dan pekarangan. Termasuk di antaranya pepaya, pisang, dan buah pohon kayu afrika (Maesopsis eminii). Mangsa yang lain adalah aneka serangga, moluska, cacing tanah, kadal serta bermacam-macam hewan kecil lain yang bisa ditangkapnya, termasuk mamalia kecil seperti tikus.
Di tempat-tempat yang biasa dilaluinya, di atas batu atau tanah yang keras, seringkali didapati tumpukan kotoran musang dengan aneka biji-bijian yang tidak tercerna di dalamnya. Agaknya pencernaan musang ini begitu singkat dan sederhana, sehingga biji-biji itu keluar lagi dengan utuh. Karena itu pulalah, konon musang luwak memilih buah yang betul-betul masak untuk menjadi santapannya. Maka terkenal istilah kopi luwak dari Jawa, yang menurut cerita dari mulut ke mulut diperoleh dari biji kopi hasil pilihan musang luwak, dan telah mengalami ‘proses’ melalui pencernaannya!

Musang luwak, menurut lukisan dalam buku William Marsden (1811), The History of Sumatra.
Akan tetapi sesungguhnya ada implikasi ekologis yang penting dari kebiasaan musang tersebut. Jenis-jenis musang lalu dikenal sebagai pemencar biji yang baik dan sangat penting peranannya dalam ekosistem hutan.
Pada siang hari musang luwak tidur di lubang-lubang kayu, atau jika di perkotaan, di ruang-ruang gelap di bawah atap. Hewan ini melahirkan 2-4 anak, yang diasuh induk betina hingga mampu mencari makanan sendiri.
Sebagaimana aneka kerabatnya dari Viverridae, musang luwak (jantan) mengeluarkan semacam bau dari kelenjar di dekat anusnya. Samar-samar bau ini menyerupai harum daun pandan, namun dapat pula menjadi pekat dan memualkan. Kemungkinan bau ini digunakan untuk menandai batas-batas teritorinya, dan pada pihak lain untuk mengetahui kehadiran hewan sejenisnya di wilayah jelajahnya
 sumber :.https://id.wikipedia.org/wiki/Musang_luwak
Share:

lagu

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

Batman Begins - Help Select

Pages

Theme Support